Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Belajar Algoritma Dasar: Pahami Cara Kerja AI Sebelum Ketinggalan

Foto oleh Google DeepMind: https://www.pexels.com/id-id/foto/abstrak-teknologi-penelitian-digital-17483868/


1. APA ITU ALGORITMA ?

Di era sekarang, AI memang sangat membantu dan bikin hidup lebih mudah. Kita tinggal masukkan prompt, dan semua yang kita mau akan dikerjakan oleh AI. Tapi, tahu enggak sih sebenarnya bagaimana AI itu bekerja? Di kesempatan kali ini, mari kita mulai dari hal paling mendasar tentang AI, yaitu Algoritma.

Banyak orang sudah sering mendengar kata "algoritma", tapi kebanyakan dari mereka mungkin belum paham sama sekali apa itu sebenarnya. Secara harfiah, algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah logis dan sistematis yang disusun secara terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu. Tapi, kalau menurut Iqbal FM, algoritma adalah "bagaimana cara sebuah sistem bekerja dari awal sampai akhir secara bertahap". Sebenarnya sama saja, tapi penjelasan ini jauh lebih gampang diingat.

Lalu, bagaimana sih cara kita memahami algoritma dengan mudah? Menurutku, kita memerlukan sebuah studi kasus. Sebelum masuk ke studi kasus sebuah sistem IT yang rumit, kita bisa belajar mengenal algoritma dari hal-hal dalam kehidupan sehari-hari.

2. Apa saja yang ada dalam sebuah Algoritma ?

Pada dasarnya, sekecil apa pun aktivitas kita, pasti bisa dibuatkan algoritmanya, termasuk aktivitas sesimpel minum air. Karena balik lagi ke dasar, algoritma adalah langkah-langkah rinci untuk mencapai suatu tujuan. Nah, sebelum kalian membuat algoritma meminum air, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu:

  1. Tujuan

  2. Apa saja yang diperlukan (kebutuhan alat/bahan)

  3. Langkah-langkahnya secara bertahap

3. Apa Saja Struktur yang Biasanya Ada dalam Algoritma?

Nah, di dalam sebuah algoritma, struktur yang digunakan biasanya itu-itu saja, yaitu Runtunan, Percabangan, dan Perulangan. Simpelnya begini:

  1. Runtunan (Sequence): Adalah proses yang dieksekusi secara bertahap dan teratur, mengalir dari satu langkah ke langkah selanjutnya tanpa ada yang terlewat.

  2. Percabangan (Selection): Adalah suatu proses dalam alur algoritma di mana sistem harus menentukan ke langkah mana ia harus berjalan, berdasarkan suatu kondisi atau syarat yang harus dipenuhi.

  3. Perulangan (Looping): Adalah suatu langkah yang dilakukan secara terus-menerus, hingga sebuah kondisi tertentu terpenuhi barulah sistem akan melanjutkan ke langkah selanjutnya.

4. Bagaimana Cara Membuat Algoritma ?

Dari studi kasus meminum air tadi, kita sudah menentukan tujuan utamanya (poin 1), yaitu kita bisa meminum air. Lalu, apa saja yang diperlukan (poin 2)? Tentu saja air galon, dispenser, gelas, dan listrik. Kenapa kita harus memasukkan dispenser dan listrik? Karena semakin detail algoritma yang kita buat, akan semakin akurat juga hasilnya. Jika tidak detail, ada kemungkinan tujuan algoritma kita tidak akan tercapai (misalnya air tidak keluar karena dispenser mati).

Terakhir (poin 3), bagaimana sih langkah-langkah meminum air secara detail? Oke, mari kita mulai:

  1. Lakukan pengecekan, apakah dispenser sudah tersedia?

  2. Jika tidak, beli atau cari dulu dispenser. Jika sudah ada, lanjut ke langkah selanjutnya.

  3. Lakukan pengecekan, apakah listriknya sudah tersambung?

  4. Jika tidak, pasang kabel ke colokan listrik. Jika iya, lanjut ke langkah selanjutnya.

  5. Lakukan pengecekan, apakah galon sudah terpasang di dispenser?

  6. Jika tidak, lakukan pengecekan apakah stok galon isi sudah ada?

  7. Jika tidak ada, lakukan pembelian galon. Jika ada, pasang galon pada dispenser.

  8. Lakukan pengecekan, apakah kita sudah memegang gelas?

  9. Jika tidak, ambil gelas dulu. Jika iya, simpan gelas di bawah keran dispenser.

  10. Tuang air dari keran dispenser.

  11. Angkat gelas dari bawah keran dispenser.

  12. Buka mulut untuk bersiap minum air.

  13. Ambil dan Dekatkan gelas ke bibir.

  14. Posisikan gelas hingga siap minum.

  15. Minum secara perlahan.

  16. Lakukan pengecekan, apakah sudah selesai minum?

  17. Jika belum, lanjutkan minum. Jika sudah selesai, jauhkan gelas dari bibir.

  18. Simpan gelas kembali ke tempat semula.

  19. Selesai.

Nah, dari kegiatan minum air saja, kita bisa membuat sebuah algoritma sepanjang itu—atau bahkan bisa lebih panjang dan detail lagi. Padahal kita cuma mau minum, kan? Itulah intinya. Ketika kita membuat sebuah sistem atau program, kita harus benar-benar memberikan perintah secara rinci, karena komputer atau sistem itu tidak punya otak untuk berpikir dan berkehendak sendiri. Dia hanya menjalankan apa yang kita perintahkan.

Lalu, kenapa AI bisa secanggih sekarang? Karena algoritma AI saat ini sudah menggunakan LLM (Large Language Model). Sederhananya, itu adalah algoritma dan model data yang sangat besar dan rinci. Tapi jika kalian sadar, AI itu terkadang masih suka membuat kesalahan. Hal ini terjadi karena bisa jadi algoritmanya belum mampu memenuhi tujuanmu, sehingga AI tidak bisa membuat keputusan (decision) dengan pas.

Nah, begitulah kira-kira teman-teman penjelasan tentang apa itu algoritma. Algoritma ini adalah fondasi atau dasar dari berbagai macam keahlian IT, termasuk salah satunya Data Engineering yang kemarin sempat kita bahas. Untuk saat ini, aku memberikan contoh studi kasus di aktivitas sehari-hari terlebih dahulu agar lebih terbayang. Mungkin di lain kesempatan, kita akan coba buat algoritma yang lebih teknis untuk membangun sebuah sistem atau AI, ya!

Posting Komentar untuk "Belajar Algoritma Dasar: Pahami Cara Kerja AI Sebelum Ketinggalan"